Lapas Garut Dukung Panen Raya Serentak Pemasyarakatan, Hasil Panen Disalurkan untuk Korban Bencana
GarisCakrawala - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menyelenggarakan kegiatan Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan dan kepedulian sosial. Kegiatan ini dilaksanakan secara terpusat di Lapas Kelas I Cirebon dan dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi.
Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, hadir secara langsung pada kegiatan terpusat tersebut, sementara jajaran pegawai Lapas Garut mengikuti rangkaian acara secara virtual dari area peternakan ayam pedaging Lapas Garut. Keterlibatan aktif seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan menunjukkan adanya sinergi nasional dalam mendukung kemandirian pangan serta penguatan nilai kemanusiaan.
Panen Raya Serentak ini merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya program kemandirian pangan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan kosong di Lapas dan Rumah Tahanan. Selain mendorong ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan bagi Warga Binaan agar memiliki keterampilan produktif yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat.
Seluruh hasil panen dalam kegiatan Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan disalurkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bantuan bagi masyarakat terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan bahwa hasil panen tersebut tidak semata berorientasi pada produksi, melainkan ditujukan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat solidaritas sosial.
Berdasarkan laporan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, total hasil Panen Raya Serentak mencapai sekitar 123,5 ton komoditas pangan dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan, yang seluruhnya didonasikan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera, dan daerah lainnya.
Di Lapas Kelas IIA Garut, kegiatan panen diwujudkan melalui panen ayam pedaging sebanyak 14.000 ekor, ikan nila dan lele seberat 50 kilogram, serta padi seberat 600 kilogram. Dari hasil tersebut, Lapas Garut menyalurkan bantuan senilai 19,8 juta bagi korban bencana alam.
Kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan membangun solidaritas nasional. Melalui Panen Raya Serentak, Pemasyarakatan menegaskan perannya tidak hanya dalam pembinaan Warga Binaan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas persoalan sosial dan kemanusiaan secara berkelanjutan. H. Deden S
Posting Komentar