Kapolda Jabar Pimpin Anev Harian Ops Ketupat Lodaya 2026, Tekankan Respons Cepat dan Pelayanan Humanis
GarisCakrawala - Sumedang – Dalam rangka evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, jajaran Polda Jawa Barat menggelar Zoom Meeting Analisa dan Evaluasi (Anev) harian yang diikuti oleh seluruh Polres/Ta/Tabes jajaran, Rabu (18/3/2026) pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Pos Terpadu Polres Sumedang dan dihadiri langsung oleh Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K., didampingi Wakapolres Kompol Sungkowo, S.H., M.H., CPHR., serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Sumedang.
Anev harian ini dipimpin oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., serta Dir Lantas Polda Jabar Kombes Pol. Raydian Kokrosono, S.I.K., M.H.
Dalam arahannya, Kapolda Jabar menyampaikan bahwa berdasarkan data hingga pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 13.552 kendaraan telah melintas sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas one way nasional. Rata-rata kendaraan yang masuk ke jalan tol mencapai lebih dari 6.000 kendaraan per jam, sementara di jalur arteri tercatat lebih dari 23.000 kendaraan melintas.
Kapolda Jabar menyoroti potensi kepadatan di sejumlah titik, termasuk Km 57, yang dapat memicu perubahan perilaku pengendara akibat tingginya tingkat stres di jalan.
“Dengan meningkatnya volume kendaraan dan keterbatasan ruas jalan, potensi kemacetan akan memicu perilaku agresif pengguna jalan. Oleh karena itu, seluruh personel harus lebih aktif, responsif, dan hadir di titik-titik rawan, termasuk potensi kriminalitas,” tegas Kapolda Jabar.
Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengedepankan tindakan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendorong inovasi di lapangan guna memperlancar arus lalu lintas, menekan angka kecelakaan, dan mengantisipasi tindak kejahatan seperti curat, curas, dan curanmor.
Sementara itu, Dir Lantas Polda Jabar menekankan pentingnya optimalisasi tim urai kemacetan di lapangan serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung seperti kendaraan derek dan ambulans.
“Kami minta seluruh jajaran untuk mengoptimalkan tim urai, memastikan kesiapan personel dengan standar keselamatan, serta menindak kendaraan sumbu tiga yang masih beroperasi di luar ketentuan,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K. menyatakan kesiapan jajarannya dalam menindaklanjuti seluruh arahan pimpinan guna memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 berjalan optimal di wilayah Sumedang.
“Kami siap melaksanakan seluruh arahan Kapolda Jabar, dengan mengedepankan pelayanan humanis serta meningkatkan kehadiran personel di lapangan, khususnya di titik rawan kepadatan dan kerawanan kamtibmas,” ungkapnya.
Kegiatan Anev harian ini menjadi bagian penting dalam pengambilan kebijakan strategis guna memastikan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah berjalan aman, lancar, dan kondusif di wilayah hukum Polda Jawa Barat, khususnya Polres Sumedang.
H. Deden S
Posting Komentar